Artikel

Rusia Adopsi Linux Jadi OS Nasional

    Dibaca 86 kali linux

Rusia pernah mengemukakan niatnya menjadikan Linux sebagai sistem operasi (OS) nasional. Persiapan beralih ke Linux pun semakin matang.

Ada hal menarik mengenai bagaimana Rusia memutuskan beralih ke Linux. Sebuah wawancara yang dilakukan Bloomberg bersama German Klimenko, mengulas bagaimana pandangan penasihat internet pemerintah Rusia tersebut terhadap perusahaan teknologi Amerika Serikat seperti Microsoft, Google dan Apple.

Dalam wawancara selama 90 menit tersebut, Klimenko berbagi pandangan mengenai keharusan Google dan Apple membayar pajak, dan mengapa mengganti Windows Microsoft dengan OS Linux di semua komputer pemerintahan adalah keputusan yang sangat penting.

Terlepas dari itu, dalam beberapa tahun terakhir ini Rusia memang sedang bergerak untuk menggunakan software open source di seantero negeri.

Keputusan terbaru ini, seperti dikutip dari News Softpedia, Jumat (12/2/2016), akan memigrasikan 22 ribu staf pemerintahan Rusia dari Windows ke Linux.

Seperti sudah disinggung sebelumnya, ini bukan pertama kalinya Rusia secara terbuka menyatakan ingin berpindah dari software proprietary. Pada 2008, pemerintah memerintahkan sekolah untuk menerapkan paket software setiap komputer di sekolah.

Jika ada sekolah yang ingin menggunakan perangkat lunak berbayar, maka mereka harus membayar sendiri perangkat lunak tersebut. Kemudian di 2010, saat Vladimir Putin masih menjabat sebagai Perdana Menteri Rusia -- ia menegaskan jika staf pemerintahan harus siap sedia migrasi ke Linux di tahun 2015.

Dengan diresmikannya perubahan ke OS Linux, setiap lembaga pemerintah bertanggung jawab untuk melakukan transisi penggunaan software secara bertahap.